
Pasukan Operasi Khusus Amerika Serikat secara resmi memperluas armada helikopter berat MH-47G mereka setelah menandatangani kontrak baru dengan Boeing senilai US$ 877,7 juta.
Menurut informasi yang dipublikasikan oleh The Defense Post, perjanjian tersebut mencakup pengiriman sejumlah pesawat yang tidak disebutkan, dengan penyelesaian program diperkirakan pada November 2030. Produksi utama akan dilakukan di pusat industri Boeing di Ridley Park, Pennsylvania.
+ Rusia memperkenalkan Supercam S180 “anti-FPV”, tetapi rekaman menunjukkan jatuh berulang kali
Kontrak ini merupakan perpanjangan langsung dari perjanjian yang ditandatangani pada Maret tahun ini, senilai US$ 240 juta, yang sudah mencakup produksi lima MH-47G dengan pengiriman mulai 2027. Secara keseluruhan, program lengkap ini mencakup 51 helikopter.

Helikopter canggih untuk misi kritis
MH-47G adalah versi khusus dari CH-47 Chinook klasik, yang diadaptasi untuk operasi jarak jauh di lingkungan ekstrem. Dirancang untuk infiltrasi, eksfiltrasi, dan pengangkutan muatan sensitif, model ini banyak digunakan oleh Komando Operasi Khusus AS (USSOCOM).

Beberapa keunggulannya:
- Avionik modern dan sistem navigasi canggih
- Kemampuan pengisian bahan bakar di udara
- Ruang modular untuk peralatan khusus
- Struktur yang diperkuat untuk beroperasi di wilayah berbahaya
Helikopter ini biasanya diawaki oleh lima kru dan dapat membawa hingga 30 prajurit atau sekitar 4,5 ton kargo. Helikopter ini memiliki panjang 27 meter dan rotor utama berdiameter 18 meter, memberikan stabilitas bahkan dalam kondisi yang menantang.
Persenjataan dan jangkauan
Untuk misi tempur, MH-47G dapat dilengkapi dengan:
- Senapan mesin 7,62 mm
- Sistem peringatan laser
- Countermeasure elektronik
- Flare panas
Model ini juga memiliki jangkauan hingga 926 km, menjadikannya sangat penting untuk operasi khusus jarak jauh.

Sumber dan gambar: The Defense Post | Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
